Backpacking Asia Tenggara: Thailand-Malaysia

continued from Laos part..

Setelah dari Laos, kami menuju Nong Khai, dari Nong Khai naik kereta ekonomi ke Bangkok. Di stasiun Nong Khai jadwal kereta disediakan dalam bentuk selebaran dengan seukuran koran. Jadi kita tidak perlu bertanya-tanya banyak ke petugas mengenai jadwal. Jadwal ini juga tersedia di website railway thailand.

Kami menumpang kereta ekonomi keberangkatan sore. Di kereta, saya dikira orang thailand oleh penduduk lokal, karena memang wajah thailand dan Indonesia mirip, jadi orang bicara ke kami dengan bahasa thailand. Suasana di kereta ini mirip dengan kereta ekonomi ke Jawa, lengkap dengan penjual asongan yang mondar mandir di kereta. Namun pedagang asongan ini bisa berbahasa inggris, itu bedanya dengan pedagang asongan di kereta Jawa.

Setelah malam berlalu di kereta, kami sampai di Bangkok pagi sekitar pukul 7. Dari stasiun ke khaosan road(pusat backpacker), kami naik tuk-tuk. Khaosan road adalah pusat backpacker, mirip seperti legian dan kuta di bali. Bedanya di thailand tidak ada club terbuka dari pinggir jalan. Kami menginap di hotel murah di Khaosan rd tersebut, hanya sekitar Rp200.000/malam.

on train to Hat Yai

at BKK

at city park, KL

 

Kota bangkok tidak tepat jika kita ingin wisata alam atau budaya, disini cocok untuk party. Bangkok merupakan tempat party yang sangat besar, terdapat banyak club dan private club. Hal yang paling saya sukai disini adalah makanannya, cocok dengan lidah saya, cemilan dan jajanannya enak.

Setelah menghabiskan waktu di Bangkok, kami melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia.  Kami menumpang kereta eksekutif. Namun kereta ini tidak langsung menuju Kuala Lumpur, transit dulu di Hat Yai. Di Hat Yai, kami punya waktu untuk jalan berkeliling kota selagi menunggu keberangkatan ke KL. Kota Hat Yai sangat bersih dan rapi, tidak banyak kendaraan di jalanan. Disini baju juga murah2, satu helai kalau jago nawar, bisa dapat 5 baht.

Lalu kami melanjutkan perjalanan menggunakan kereta ke KL. Sampai di KL pagi sekali sekitar pukul 5, jadi kami sempat mandi dulu. KL mirip dengan Jakarta, tidak banyak tempat yang bisa dikunjungi, kecuali bagi yang ingin belanja.

Setelah menghabiskan waktu di KL, saya terbang dengan Lion Air menuju Jakarta. Sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan.

The End.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s