Bermain Layang-Layang

kites flies Hi on the sky

Saat saya masih duduk di bangku SD, banyak sekali permainan yang siap menghabiskan waktu saya. Masa SD adalah masa kanak-kanak yang paling menyenangkan. Salah satu permainan yang paling saya senangi adalah bermain layang-layang.

Saya bersyukur mendapatkan pengalaman masa SD di belimbing, Padang. Kenapa? Belimbing adalah perumahan yang terletak di pinggiran kota Padang. Di daerah pinggiran inilah terdapat sungai yang mengalir air bersih, ikan hidup sehat, lingkungan yang masih asri. Lingkungan yang asri inilah yang memenuhi jiwa petualang saya, disinilah saya mendapat kesenangan sebagai anak-anak yang tidak di punyai oleh anak-anak lain yang tinggal di tengah kota   dimana tidak ada lagi sungai bening dan buah-buahan yang tak bertuan.

Kembali ke cerita layang-layang, saya tidak mau mendapatkan layang-layang dengan cara membeli, saya berusaha membuatnya sendiri. Bambu bisa dengan mudah di dapatkan, ada banyak di hutan. Namun saya lebih senang nitip ke teman yang pergi mencari bambu ke hutan, terima jadi, hehe.

Layang-layang yang biasa dimainkan oleh anak-anak di lingkungan saya bernama “layang-layang darek”. Tidak seperti layang-layang pada gambar diatas yang sering dimainkan oleh anak-anak bahkan bapak2 di Bandung, kami menyebutnya layang2 maco. Layangan tersebut kastanya rendah, hanya anak-anak cupu yang memainkan layangan ini. Saya menggunakan layangan maco hanya untuk berbuat jahil, mengait layangan darek orang lain dan membajaknya.

Layang darek ukurannya bervariasi, mulai dari setengah meter panjang horizontal. Ciri khas dari layangan ini adalah ekornya yang panjang, bahkan untuk layangan dengan lebar 1 meter, panjang ekornya bisa mencapai 10 meter. Namun ekor layangan darek adalah daya tarik utamanya saat mengudara, dengan gerakan melenggak-lenggok kiri dan kanan.

Saya tidak mau membeli layangan yang sudah jadi, sehingga saya membuatnya sendiri. Membuat layangan memberikan kesenangan tersendiri, mirip seperti engineer pesawat terbang yang sedang membangun pesawatnya. Begitu layangannya tes uji terbang, rasa senang yang didapat sungguh tak terkira. Melihat layangan yang kita buat sendiri mengudara dengan cantiknya, merupakan kesenangan bagi anak-anak.

Layang Darek

Layang Darek

Dilihat dari sisi pembelajarannya, membuat layangan ini melatih pemikiran anak2 dari segi motorik halus, presisi dan otak kiri. Sebab ketika membuat rangka, kita harus meraut bambu dengan penuh rasa agar bentuknya simetris. Selain itu,  berat sisi kiri dan sisi kanan haruslah sama. Kita tidak menggunakan timbangan untuk mengukur kesetimbangan sisinya, namun menggunakan benang yang diikatkan di tengah2 bilah rangka.

Saat menaikkan layangan adalah momen yang menegangkan, kita harus memastikan arah dan kekuatan angin. Jika hembusan angin dibawah tidak terlalu kuat, maka dibutuhkan teknik khusus agar layangan dapat mengudara tinggi hingga mendapatkan angin yang cukup kencang. Ini merupakan permainan strategi.

Benang putus atau layangan jatuh merupakan hal buruk, mengingat betapa susahnya perjuangan membuat layangan tersebut. Ketika layangan jatuh, semua anak-anak yang melihat akan mengejarnya hingga dapat dan membawa lari layangan tersebut. Bagi anak-anak itu sama berharganya dengan harta karun, sangat menyenangkan jika mendapatkan layangan bagus secara cuma-cuma. Namun sebaliknya bagi si pemilik, itu merupakan kehilangan yang sangat besar.

Pernah suatu ketika layangan saya jatuh, semua anak-anak di sekitar komplek langsung mengejarnya. Layangan tersebut jatuh di atap rumah, namun saya keduluan oleh anak-anak lain, layangan saya telah dibawa kabur. Saya tidak dapat menerimanya, sehingga saya mengejar si pembajak layangan itu. Bahkan saya mengejarnya sampai kerumahnya. Saya tahu dia sembunyi di dalam rumah, lalu saya membawa banya teman datang ke rumahnya dengan tujuan agar dia takut dan menyerahkan layangan tersebut. Namun orang tuanya mengakatakan bahwa anaknya tidak di rumah, saya langsung menerobos kerumahnya dan menangkap tangan anak tersebut. Takut kami berkelahi, lalu orang tuanya memaksa dia untuk menyerahkan layangan tersebut kepada saya.

Sunggu pengalaman yang tak kan pernah terlupakan, sangat berkesan dan menyenangkan. Seharusnya semua anak2 bermain seperti ini. Itu dapat melatih keberanian, kemampuan bernegosiasi, dan lain lain. Selain itu, pengalaman yang didapat di permainan ini akan menjadi kenangan manis saat dewasa.

2 thoughts on “Bermain Layang-Layang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s